Langsung ke konten utama

Remedial PBO

1. Sebutkan dan jelaskan berbagai macam      paradigma pemrograman (minimal 3).

jawaban: 
             1.Pemrograman Fungsional

Pemrograman jenis ini memiliki cara pandang dalam menyelesaikan suatu masalah pemrograman sebagai suatu komposisi fungsi yang memetakan masalah ke jawaban yang diiinginkan.

               2.Pemrograman Prosedural atau Iteratif

Pada pemrograman prosedural atau iteratif ini, pengguna atau user harus memberikan serangkaian perintah yang berurutan untuk menyelesaikan suatu masalah pemrograman. Bila perintah tidak dilakukan secara terurut, masalah yang muncul kemungkinan tidak dapat terselesaikan dengan baik.

                 3.Pemrograman Berorientasi Objek 

Pemrograman ini menyelesaikan suatu masalah yang ada dengan berorientasi kepada objek karena seluruh data serta fungsi yang ada di dalamnya dikemas dalam suatu kelas atau objek-objek yang terpisah ke beberapa bagian tertentu.

Hal ini sangat berbeda dengan pemrograman prosedural atau iteratif yang sudah dijelaskan sebelumnya karena setiap objek yang ada dapat menerima pesan yang dikirim, memproses data yang ada, serta mengirimkan pesan ke objek lainnya tanpa harus melakukannya secara berurut karena dapat dilakukan sekaligus dalam satu waktu.

2. Apakah yang kamu ketahui tentang pemrograman berorientasi objek?

jawaban: 

Pemrograman berorientasi objek (object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman berdasarkan konsep "objek", yang dapat berisi data, dalam bentuk field atau dikenal juga sebagai atribut; serta kode, dalam bentuk fungsi/prosedur atau dikenal juga sebagai method. 

3. Apa kelebihan OOP?

jawaban: 

1.Parallel development

Ketika bekerja sama dengan tim, masing-masing programmer dapat membangun class sendiri.

Dengan membangun class secara tersendiri, komponen yang sudah dibentuk kemudian dapat digabung menjadi satu kesatuan.

2.Reusable

Dengan OOP, kamu dapat menggunakan berbagai class yang telah kamu buat sebelumnya.

Ini tentu akan memudahkan untuk digunakan pada project lainnya yang sejenis. Class tersebut juga dapat kamu ubah sesuai dengan kebutuhan.

3.Scalability

Berbagai prinsip yang dimiliki OOP bertujuan untuk mempermudah kebutuhan program yang lebih luas atau rumit.

Hal ini membuat jika terjadi perkembangan dari program yang sudah ada, menambahkan beberapa fungsi, object, atau class lainnya akan jadi lebih mudah.

4. Bagaimana OOP bisa memenuhi konsep software goals?

jawaban: 

Dengan memberikan keleluasaan bagi pengembangan untuk menambah variasi dan modifikasih kode program menggunakan nama fungsi yang sama namun berbeda memiliki parameter yang berbeda.

5. Menurutmu,OOP cocok digunakan pada pengembangan perangkat lunak yang sederhana atau yang kompleks?Mengapa?

jawaban: 

Menurut saya OOP cocok digunakan pada pengembangan perangkat lunak yang sederhana karena akan lebih mudah untuk dikembangkan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fungsi Palette Pada Netbeans

Swing Containers 1) Panel     Fungsi: Untuk mengelompokkan komponen-komponen. 2) Split Pane     Fungsi : Menampilkan dua komponen dalam ruang yang tetap, memungkinkn user untuk menentukan ukuran ruang yang dipilih untuk setiap komponen. 3) Tool Bar     Fungsi: Sebagai tempat untuk menampilkan tool-tool yang bertujuan mempermudah user dalam mengoperasikan beberapa tool-tool yang mungkin sering digunakan. 4) Internal Frame     Fungsi:  Merupakan frame internal (di dalam frame utama). membuat banyak window (multi-window) di dalam satu frame. 5) Tabbed Pane     Fungsi:  Membuat frame yang terdiri dari tab-tab yang bisa dipilih oleh user. 6) Scroll Pane   Fungsi: Menyediakan scroll bar di sekeliling perubahan ukuran komponen. 7)  Desktop Pane     Fungsi:  8) Layered Pane   Fungsi:  Menyediakan tiga lapis dimensi untuk memposisikan komponen. Swing Controls 1) Label  Fung...

Microsoft Visio

Apa itu Microsoft Visio?      Microsoft Office Visio atau biasa disebut dengan Microsoft Visio merupakan sebuah software komputsr yang biasanya digunakan untuk membuat diagram, diagram alir, brainstorm, dan skema jaringan. Software ini menggunakan grafik vektor untuk membuat diagramnya.      Microsoft Visio pertama kali dikenalkan pada tahun 1992, yang mana dibuat oleh Visio Corporation. Pada tahun 2000, software ini telah diakuisisi oleh Microsoft. Setelah itu, Microsoft Visio dapat dibedakan menjadi 3 edisi, yaitu Standart , Profesional , dan Online . Tentu saja dari ketiga edisi tersebut memiliki fitur, kapabilitas, serta harga yang berbeda-beda.      Dengan software ini dapat membantu pengguna dalam meningkatkan kinerja , mulai dari mempersiapkan penggambaran diagram seperti DFD, ERD, UML, Jaringan, Rancangan User Interface dan sejenisnya. Terlebih adanya sejumlah template yang disediakan, dapat memungkinkan pengguna untuk mem...

BAB 3 ALUR KERJA SISTEM BERORIENTASI OBJEK

Pengertian Data Flow Diagram (DFD)       Data   Flow Diagram   (DFD)  adalah representasi grafik dari sebuah sistem.DFD menggambarkan komponen-komponen sebuah sistem,aliran-aliran data di mana komponen-komponen tersebut,dan asal,tujuan,dan penyimpanan dari data tersebut.      Data Flow Diagram dikembangkan oleh Chris Gane dan Trish Sarson pada tahun 1979 yang termasuk dalam Structured Systems Analysis and Design Methodology (SSADM).      Kita dapat menggunakan DFD untuk dua hal utama,yaitu:  • untuk membuat dokumentasi dari sistem informasi yang ada • untuk menyusun dokumentasi untuk sistem informasi yang baru. Notasi Data Flow Diagram (DFD)      Terdapat beberapa simbol utama untuk menyusun sebuah rangkaian DFD yang tepat, diantaranya adalah sebagai berikut: Empat Simbol yang digunakan: Ada 3 jenis DFD, yaitu: • Context Diagram (CD) • DFD Fisik  • DFD Logis.